Perbedaan Vektor dan Bitmap dalam Desain Grafis oleh - tutorialvector.xyz

Halo sahabat selamat datang di website tutorialvector.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Perbedaan Vektor dan Bitmap dalam Desain Grafis, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Sudah lama rasanya belum nulis lagi tentang topik desain. Oleh karenanya Saya akan sajikan topik desain di artikel ini. Nah, kali ini saya akan bagi info menarik tentang perbedaan vektor dan bitmap.

Apa itu vektor dan bitmap?. Dalam dunia desain grafis dikenal dua istilah tersebut. Untuk tahu lengkap tentang keduanya baca artikelnya sampe tuntas ya.

Bagi desainer profesional jelas ini adalah hal yang biasa. Namun, bagi desainer pemula ini bisa menjadi informasi yang sangat penting.

Sebelum kita tahu tentang bedanya antara vector dan bitmap, saat melihat gambar semua serasa sama saja. Tapi setelah kita tahu informasi perbdedaanya kita bisa membedanaan sebuah gambar bertipe vektor atau bitmap.

Tipe gambar vektor maupun bitmap sama – sama memiliki kelebihan dan kekurangan, jadi tidak bisa mengandalkan salah satunya. Mau tahu kan apa saja perbedaanya?, simak ulasan lengkapnya dibawah ini.

Eits, sebelumnya bagi yang ingin belajar desain vektor wajah baca artikelnya ya, yaitu cara membuat vector wajah dengan Corel untuk pemula.

Pengertian Vektor dan Bitmap

perbedaan vektor dan bitmap abduweb

Dilihat dari pengertiannya saja sudah terlihat perbedaan. Baca selengkapnya tentang kedua pengertianya antara vektor dan bitmap berikut:

1. Pengertian Vektor

Grafik Vector menggunakan rumus matematika untuk menggambar garis dan kurva yang dapat digabungkan untuk membuat gambar. Garis atau kurva yang dimaksud adalah bentuk (shape), garis (line), dan titik (point) serta lingakaran dan Poligon.

Karena terdiri dari titik – titik yang membentuk senbuah objek gambar, maka gambar vektor tidak pecah saat diperbesar atau di zoom.

2. Pengertian Bitmap

Dilansir dari onlinedesignteacher Bitmap adalah: Grafik bitmap (atau raster) terdiri dari serangkaian titik kecil yang disebut piksel. Setiap piksel sebenarnya adalah kotak yang sangat kecil yang diberi warna, dan kemudian disusun dalam pola untuk membentuk gambar.

Berbeda dengan vektor yang tak bergantung pada resolusi. Justru grafik bitmap bergantung pada resolusi. Artinya, jika Anda menskalakannya terlalu banyak, Anda bisa kehilangan kualitas gambar.

Perbedaan Vektor dan Bitmap

Saya merangkum setidaknya ada 7 (tujuh) perbedaan antara gambar vector dan raster dalam desain grafis. Ketujuh pembeda tersebut adalah sebagai berikut:

1. Perbedaan pada Resolusi Gambar

Grafik vektor tidak bergantung pada resolusi. Vektor memiliki keunggulan tertentu dibandingkan jenis grafik lainnya. Itulah mengapa grafik vektor cukup populer di seluruh dunia. Mereka tampak mulus pada resolusi apa pun.

Sedangkan grafik bitmap bergantung pada resolusi. Artinya, jika Anda menskalakannya terlalu banyak, Anda bisa kehilangan kualitas gambar.

Jika Anda terlalu memperkecil gambar, Anda dapat melihat bagian tepi yang kabur, dan gambar menjadi bergerigi.

Jadi disarankan agar Anda tidak mengubah skala gambar bitmap terlalu banyak. Hanya sedikit pengubahan ukuran yang dimungkinkan. Istilah untuk menentukan resolusi sebuah gambar adalah dots per inch (dpi).

Secara lebih jelas liat gambar ilustrasi gambar dibawah ini:

perbedaan vektor dan bitmap
onlinedesignteacher.com

2. Perbedaan pada Susunan Gambar

Gambar diatas selain mengisyaratkan tentang perbedaan dari sisi resolusinya. Bahwa vektor dan bitmap juga berbeda dari sisi susunan gambarnya.

Vektor terdiri dari garis dan kurva, sedangkan bitmap terdiri dari titik berwarna yang disebut juga dengan istilah pixel. Nah pixel inilah yang membuat bitmap bergantung pada resolusi.

3. Element atau Pixel/Shape

Gambar bitmap menggunakan element pixel. Maka gambar hanya akan terlibat bagus jika sesuai dengan ukuran pixelnya, jika diperbesar melebihi pixelnya akan terlihar blur atau bahkan pecah.

Sedangkan dalam vector tidak mengenal pixel, vektor justru lebih fleksibel karena teridiri dari geometrik dan shape.

Perbedaan pada elemen ini juga menimbulkan istilah yang berbeda dari kedua tipe gambar ini. Jika membuat gambar vektor kita disebut drawing, sedangkan gambar bitmap disebut painting.

4. Keguaan yang Berbeda

Penggunaan Gambar Vektor

Gambar vektor sangat bagus untuk kebutuhan grafis yang seringkali harus mengubah ukuran. Dengan vektor maka ukuran apapun bisa tetap aman. Sepertihalnya Logo, baik perusahaan atau logo lainya.

Kemudian desain dengan ukuran yang lebih kecil seperti kartu nama. Dan desain dengan ukuran yang lebih besar seperti flyer atau bahkan baliho dan spanduk.

Selain itu juga untuk membuat gambar dengan detail yang rumit, seperti membuat gambar kartun.

Vektor juga dapat digunakan untuk membuat grafik bergaya modern, karena warna solid dan garis tajam membantunya tampil lebih tajam dan dengan dampak visual yang lebih besar daripada gambar bitmap.

Untuk tahu grafik vektor dengan banyak gaya modern, coba liat – liat dan mampir di Freepik.com.

Penggunaan Gambar Bitmap

Grafik bitmap atau gambar bitmap paling baik digunakan untuk dunia fotografi, atau gambar grafis lain dengan berbagai macam warna seperti poster film.

Editing gambar atau memanipulasi gambar dengan menggabungkan beberapa foto sehingga menghasilkan gambar yang keren. Itu juga menjadi salah satu penggunaan gambar bitmap.

Bitmap juga ideal untuk grafis dengan efek seperti bayangan jatuh (karena menggunakan gradien) yang salah satunya adalah bisa dengan bantuan Photoshop.

5. Software yang digunakan

Perbedaan Vektor dan Bitmap

Software yang digunakan untuk menghasilkan gambar bitmap maupun vektor juga berbeda nih. Jika temen – temen sering edit gambar atau foto pakai Adobe Photoshop, berarti sedang pakai software penghasil Bitmap.

Selain photoshop juga bisa gunakan photoscape, picsart, paint tool dan Corel Photopaint.

Sedangkan untuk grafis vektor bisa menggunakan software yang populer diantaranya ada CorelDraw dan Adobe Ilustrator. Selain itu ada juga Macromedia dan Freehand.

6. Perbedaan Vektor dan Bitmap pada Format File

Untuk urusan format file, keduanya juga tentu berbeda. Format file kita bagi menjadi dua, yakti yang termasuk kedalam file format vektor dan yang termasuk kedalam formal file bitmap. Sebagai berikut:

perbedaan vektor dan bitmap
onlinedesignteacher.com

Format File Vektor

  • .ps (Adobe PostScript) 
  • .eps (Encapsulated PostScript)
  • .svf (Simple Vector Format)
  • .ai (Adobe Illustrator)
  • .cdr (Corel Draw)
  • .svg (Scalable Vector Graphic)

Format File Bitmap

  • .jpg (Joint Photographic Experts Group) 
  • .gif (GIF transparent file) 
  • .png (Portanble Network Graphic Transparent file)
  • .tiff or .tif (Tag Interleave Format)
  • .psd (Photoshop Document)

EPS, PDF dan SVG adalah jenis file terbaik untuk menyimpan grafik vektor Anda jika inging melakukan pengeditan ditempat atau perangkat lain yang aman untuk Anda gunakan.

Jenis file terbaik untuk menyimpan grafik bitmap Anda adalah JPG (untuk foto), GIF (untuk gambar dasar seperti kartun) dan PNG (untuk gambar dengan latar belakang transparansi).

7. Ukuran Gambar (Flle)

Dari segi ukuran file, gambar vektor cenderung lebih kecil dari gambar bitmap. Itu karena gambar bitmap menyimpan informasi warna untuk setiap pixel yang membentuk gambar.

Sementara gambar vektor hanya perlu menyimpan rumus matematika yang menyusun gambar, yang memakan lebih sedikit ruang. Sayangnya, format vektor tidak selalu didukung dengan baik di web. Saat ini format file gambar yang paling populer digunakan di web, GIF, JPEG dan PNG, yang merupakan format file bitmap.

Sebagian besar gambar vektor terlebih dahulu diubah menjadi gambar bitmap (raster) sebelum digunakan di web, meskipun format SVG semakin populer karena peningkatan desain web yang responsif.

8. Pewarnaan Gambar Vektor dan Bitmap

Dalam hal warna, grafik bitmap paling baik untuk gambar yang membutuhkan berbagai gradasi warna, seperti foto atau fotografi.

Sebaliknya, format vektor lebih baik untuk gambar yang hanya terdiri dari beberapa area warna solid seperti logo dan jenis (teks).

Ini berarti bahwa vektor tidak dapat membuat gradien realistis, dan meskipun sudah beberapa perangkat lunak atau software vektor yang memiliki fasilitas tersebut, namun sebenarnya menggunakan efek raster pada grafik vektor.

Perbedaan Vektor dan Bitmap Dalam Tabel

Untuk lebih memudahkan siapun dalam memahami perbedaan kedua tipe file dalam dunia grafis yaitu vektor dan bitmap. Maka abduweb sajikan dalam tabel berikut:

Janis PerbedaanGambar VektorGambar Bitmap
Resolusi GambarTidak Bergantung ResolusiBergantung Resolusi
Susunan GambarGaris dan KurvaTitik Warna
ElementTanpa PixelsMenggunakan Pixels
SoftwareAdobe Ilustrator, CoreldrawAdobe Photoshop
Format File.ai, .svg, .ps, .eps, .svf.jpg, .gif, .png, .psd, .tiff
Ukuran GambarLebih KecilLebih Besar
WarnaSedikit WarnaGradasi banyak Warna

Kesimpulan Vector vs Bitmap

Kedua jenis grafis tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan dalam hal ukuran file, resolusi, elemen maupun warna tetapi keduanya digunakan untuk membuat desain grafis yang menakjubkan sesuai kebutuhannya

Seperti yang sudah saya ungkap sebelumnya bahwa keduanya memiliki fungsi yang berbeda. Maka sesuaikan dengan kebutuhan dan tujuanya. Terserah tujuan Anda untuk memilih jenis grafis yang Anda butuhkan.

Itulah tadi informasi mengenai Perbedaan Vektor dan Bitmap dalam Desain Grafis dan sekianlah artikel dari kami tutorialvector.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Posting Komentar

0 Komentar